Friday, August 12, 2011

tanya dan janji

Emak bertanya lagi, sesudah aku habis mengaji
mana bakal menantu yang bisa aku jadikan isteri?
Aku janji satu hari, pasti!

Emak bertanya lagi, mana?
Aku hanya bisa tabur janji

Emak bertanya lagi, bila?
Aku hanya bisa tabur janji

Emak bertanya lagi, siapa?
Aku hanya bisa tabur janji
Kataku lagi; Segala percaturan dan perjanjian hidup manusiawi
aturan Tuhan, Maha Rabbi, hanya Dia sajalah yang Maha Mengetahui...

Emak bertanya lagi, dan aku hanya mampu tersengih putih gigi...
Emak bilang dia tidak akan putus-putus memanjatkan doa supaya dikurniakan aku seorang suri

Selang beberapa transisi
Bersimpang siur dengan beratus-ratus tanya dan janji...
Di sebelah misi, emak berbisik lagi...?
Ujarnya, janji, pasti suatu hari nanti

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui
Emak sudah mati, dan aku masih sendiri

Teringat akan janji-janji
Susuk isteri belum muncul-muncul lagi...


rizal suburbia 2011